Skip to content

Tadabur Bersama Alif : Bagi Raport edisi 1

January 3, 2012

سْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

 

Sobat IC…perkenalkan nama saya Alif, tokoh fiksi yang Insya Allah akan menemani Sobat IC semua dalam bertadabur ayat-ayat Al Qur’an melalui kisah. Semoga bisa menumbuhkan rasa cinta kita semua kepada Allah SWT, Al Qur’an, serta Rasulullah. Semoga juga bisa menumbuhkan rasa ingin tahu kita untuk terus menyelami kedalaman samudra Qur’an yang penuh dengan berbagai hikmah. Pada akhirnya, kita akan merasakan bahwa berinteraksi dengan Al Qur’an sungguh sangat nikmat, menyenangkan, menenangkan, menentramkan………….

****

 

Pagi yang cerah,…dengan senyum, dengan hati yang teramat bahagia Alif ditemani abahnya pagi itu pergi ke sekolah untuk mengambil nilai hasil belajarnya selama satu semester ini. Alif begitu yakin akan memperoleh nilai bagus, dan tentunya akan membahagiakan orang tuanya. Ia selama ini merasa sudah belajar dengan maksimal, PR nya selalu dikerjakan dengan baik, nilai ulangan harian pun tak pernah di bawah 9, apalagi nilai ujian semester tadi rata-ratanya tembus angka 9. Sungguh pencapaian yang luar biasa, pikirnya usaha dan kerja kerasanya selama ini tidaklah sia-sia.

 

Saat yang dinanti tiba. Dari luar kelas ia mengamati wajah abah dengan raut muka yang cerah menandakan kebahagiaan tak terkira. Dibukanya raport bersampul biru, ia perhatikan nilainya satu per satu. Semua persis seperti perhitungannya.

Menjelang tidur ia buka sekali lagi, ia perhatikan dengan seksama. Kali ini, tiba-tiba ia termenung lama…tiba-tiba butiran kecil keluar dari matanya. Alif menangis…jauh di dalam nuraninya, ia berfikir bahwa selama ini ia sudah berusaha keras untuk urusan nilai pelajaran di sekolahnya dan hasilnya pun cukup memuaskan. Tapi…sudahkan engkau bekerja keras untuk raport di akhiratmu kelak Alif!!!!, begitu bisikan keras yang terulang-ulang di hatinya.

Alif teringat ayat yang dibacakan kakak pendamping ekstrakurikuler Rohis di sekolahnya, Q.S Al Insyiqaq ayat 6 – 15.

 

يَا أَيُّهَا الْإِنسَانُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَى رَبِّكَ كَدْحاً فَمُلَاقِيهِ -٦- فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ -٧- فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَاباً يَسِيراً -٨- وَيَنقَلِبُ إِلَى أَهْلِهِ مَسْرُوراً -٩- وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ وَرَاء ظَهْرِهِ -١٠- فَسَوْفَ يَدْعُو ثُبُوراً -١١- وَيَصْلَى سَعِيراً -١٢- إِنَّهُ كَانَ فِي أَهْلِهِ مَسْرُوراً -١٣- إِنَّهُ ظَنَّ أَن لَّن يَحُورَ -١٤- بَلَى إِنَّ رَبَّهُ كَانَ بِهِ بَصِيراً -١٥-

 

Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhan-mu, maka kamu akan menemui-Nya (6).** Maka adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah kanannya (7), maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah (8), dan dia akan kembali kepada keluarganya (yang sama-sama beriman) dengan gembira (9). Dan adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah belakang (10), maka dia akan berteriak, “Celakalah aku!”(11), Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka) (12). Sungguh, dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan keluarganya (yang sama-sama kafir) (13). Sesungguhnya dia mengira bahwa dia tidak akan kembali (kepada Tuhan-nya) (14). Tidak demikian, sesungguhnya Tuhan-nya selalu melihatnya (15).

**Manusia di dunia ini baik disadari atau tidak adalah dalam perjalanan kepada Tuhan-nya. Dan pasti dia akan menemui Tuhan-nya untuk menerima pembalasan-Nya dari perbuatannya yang buruk maupun yang baik.

 

Dalam hatinya berkecamuk….

Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhan-mu, maka kamu akan menemui-Nya….

Ah…sudahkah aku bekerja keras, mempersiapkan diri untuk pertemuan dengan Allah,..Tuhan yang lisan ini mengaku mencintaiNya, bahkan senantiasa berucap bahwa, sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah…??? Sudahkah…aku mencurahkan waktu dalam hidup sebagaimana aku mencurahkan untuk urusan duniaku…

 

Maka adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah kanannya , maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan dia akan kembali kepada keluarganya (yang sama-sama beriman) dengan gembira..

 

Ya Allah, akankah  kelak catatanku diberikan dari sebelah kanan. Akankah kelak aku menerimanya dengan senyum kebahagiaan sebagaimana aku mengambil raportku di sekolah, begitu suara lirih di hati Alif.  Bagaimana hisabku kelak? mudah atau ah…tak sanggup aku membayangkannya. Akankah aku kembali berkumpul dengan keluargaku, bersama orang-orang tercinta di syurga…atau mendekam sendiri dalam gelap dan panasnya neraka…na’udzubillah. Padahal berkumpul dengan teman-teman Rohis saja malas…apakah pantas berkumpul bersama orang-orang sholeh di syurga kelak…ya Allah…sungguh Engkau Maha Pengampun.

 

Alif tak berhenti, ia buka Tafsir Fi Zhilalil Qur’an salah satu buku kesukaannya karya Ustadz Sayyid Quth,  ia baca pelan,

Dari ‘Aisyah r.a, Rasulullah SAW bersabda, “barang siapa yang dipertanyakan di dalam hisabnya maka berarti ia akan disiksa.”

 

Alif semakin tak kuat menahan air matanya, ia terus berdoa sebagaimana doa yang diajarkan oleh Rasulullah. Dari ‘Aisyah r.a., ia berkata, “ aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdoa di dalam sebagian sholatnya.

“ Ya Allah, hisablah aku dengan hisab yang mudah”

 

Doa ini menutup kisah Alif kali ini. Insya Allah akan dilanjutkan di waktu berikutnya. Ikuti terus kisah si Alif ya….

Alif menutup perenungannya kali ini dengan doa :

Maha suci Allah dan segala puji bagiMu, saya bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah, ampunilah segala kesalahan kami, kepadaMu kami bertaubat dan mohon ampun, dan kepadaMu kelak kami akan kembali ya Allah…

 

Tak lupa, ia sholat dan berdoa menjelang tidurnya, untuk menutup hidupnya hari ini dengan indah. Dalam hatinya ia selalu berharap kelak ia bisa benar-benar menutupnya dengan sangat indah…amin ya Allah..

 

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: